Danilla Tutup Buku Dengan “Lembar Biru,” Single Pembuka Dari Album ‘Candramawa’.

By umsakazi | 2026-01-05 00:00:00

Tidak semua hubungan berakhir dengan baik atau bahagia. Terkadang, yang tersisa adalah keheningan yang menyayat. Lewat single barunya, “Lembar Biru,” yang rilis 31 Desember lewat label rekaman Laguland, Danilla merangkul luka-luka dari berbagai hubungan yang retak—bukan hanya kisah cinta, tapi juga pertemanan yang berkhianat atau ikatan keluarga yang tercabik.

"Diam-diam kita masih punya 'harapan buruk' untuk seseorang atas hubungan yang selesai secara tidak baik-baik. Harapan di mana kita juga ingin yang bersangkutan ngerasain rasa sakit yang kita rasain. Lembar Biru sebenernya lagi ngomongin fase itu.", singkat Danilla.

Produser Lafa Pratomo mengolah narasi universal ini menjadi aransemen yang penuh lapisan. “Kami tidak ingin ini jadi lagu sedih biasa,” jelas Lafa. “Ada rangkaian bass yang seperti denyut nadi yang tak beraturan, ada melodi synth yang berkilauan seperti ingatan yang mengganggu, lalu semuanya berangsur surut menjadi ruang kosong yang sunyi. Seperti saat amarahmu sudah habis dan yang tersisa hanya kelelahan yang dalam.”

Dipilihnya tanggal 31 Desember sebagai hari rilis adalah pernyataan tersendiri. “Tahun baru sering dirayakan dengan harapan. Tapi sebelumnya, baiknya kita juga beres-beres dulu dengan masa lalu,” ujar Danilla. "Intinya, Lembar Biru itu kayak surat yang nggak pernah dikirim. Ditulis dengan perasaan carut marut, disimpan, lalu dibaca lagi setelah hati udah tenang—dan disitulah kita sadar kalau sumpahan dan emosi yang ditulis itu terlalu jahat untuk diamini."

Sebagai pembuka dari album Candramawa (yang dalam filosofi Jawa merujuk pada dualitas hitam dan putih), “Lembar Biru” memaparkan seni menyelami sisi gelap dalam diri dari hubungan yang berujung menyakitkan. Single ini menegaskan kembali posisi Danilla sebagai storyteller yang unik, yang nyanyiannya bisa menjadi ruang aman bagi siapa saja yang sedang belajar melepaskan.

Candramawa adalah album penuh yang akan dirilis oleh Danilla bersama Laguland di tahun 2026.

Tentang Danilla

Danilla Riyadi telah lama diakui sebagai salah satu suara paling otentik dan konseptual di industri musik Indonesia. Dengan perjalanan yang dibangun dengan fondasi emosional yang mendalam, setiap rilisannya menyelami berbagai sudut pandang kemanusiaan. Kemampuannya merajut narasi personal dengan konsep filosofis menjadikan karya-karyanya tidak hanya layak didengar, tetapi juga direnungkan.

COPYRIGHT © 2020 DINUSFM

Back to Top